Jelang Idul Adha, DKP3 Sidak Kesehatan Hewan Kurban

Editing by - Amiz

Kejaksan - Mengantisipasi adanya penjualan hewan kurban yang tak layak konsumsi, Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pertanian (DKP3) melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada sejumlah pedagang hewan kurban di Kecamatan Kesambi. DKP3 berusaha membendung adanya oknum pedagang hewan kurban yang menjual Sapi maupun Kambing yang tidak memenuhi syariat untuk dikurbankan pada hari raya Idul Adha mendatang.

Kepala DKP3 Hani Maharani melalui Kabid Peternakan DKP3 Kota Cirebon, Ery Thriana menjelaskan, inspeksi ke sejumlah pedagang hewan kurban tersebut bertujuan untuk memeriksa kelayakan hewan yang akan dikurbankan. Dia menjelaskan, hewan kurban baik kambing maupun sapi satu per satu diperiksan kelayakannya dari aspek kesehatan mapunun kondisi fisik. “kami memeriksa satu per satu hewan kurban yang dijual, apakah ada kecacatan fisiknya, kondisi kesehatan, atau berpenyakit atau tidak itu kan harus diperiksa, yang diperiksa petugas yaitu gigi hewan, mata, kaki serta usia hewan tersebut,” ujarnya saat meninjau salah satu penjual hewan kurban di Kecamatan Kesambi, Kamis (25/9).

Hewan kurban yang sudah diperiksa petugas DKP3, Ery menyebutkan, sudah diberi tanda kalung sedangkan hewan yang dianggap kurang sehat, DKP3 menyarankan kepada penjual agar member perawatan yang optimal agar sehat kembali. Dia juga menyarankan kepada masyarakat agar, sebelum membeli Sapi atau Kambing untuk kurban, usahakan memiliki tanda dari petugas DKP3. “Jika belum ada tanda kalung dari DKP3, dilihat dulu konsisi fisiknya, apakah benar-benar terlihat aktif atau tak bergairah. Hewan yang sudah ada tanda di lehernya, berarti sudah layak jual,” papar Ery.

Pihaknya juga menyarankan, agar mayarakat mengusahakan membeli hewan kurban yang sudah berusia dewasa. Dia menjelaskan, identifikasi hewan tersebut dilihat dari giginya, jika sudah ada giginya Kambing/Sapi itu sudah berusia satu tahun. Dia mengataka, sidak hewan kurban akan di lakukan secara bertahap, dan akan dilakukan sepekan ke depan. Hasil sidak ke sejumlah penjual hewan Kurban, dikatakannya tidak menemukan adanya kambing atau sapi dalam kondisi yang kurang baik, seperti cacat dan sakit parah. “Petugas DKP3 belum menemukan hewan kurban cacat fisik atau penyakitan, namun ada yang sakit mata saja, kami imbau kepada penjual untuk melakukan perawatan hewan itu,” ujarnya. (Iwe/CNC)

Tidak ada komentar: